Syarat Take Over Kpr Bank Bri

By | March 21, 2013

Syarat Take Over Kpr Bank Bri

Syarat Take Over Kpr Bank Bri Bagi sebagian orang mungkin take over adalah jalan terbaik untuk mengurangi beban angsuran di bank asal yang tidak sesuai atau bahkan sangat tinggi tentunya alternatif Bank tujuan nasabah adalah Bank BUMN Salah satunya Bank BRI yang tentunya bunga yang di tawarkan pasti wajar di banding Bank swasta

Sedikit pengetahun yang saya dapat untuk bunga Kredit Kepemilikan Rumah sendiri bunganya tidak tetap atau bahasa Perbankkannya bukan Bunga Flat tetapi yang di pakai untuk pasilitas KPR sendiri yaitu bunga tidak tetap yang di mana suku bunga tersebut mengikuti bunga counter bila mana suku bunga counter naik angsuran anda otomatis ikut naik dan bila bunga counter turun maka angsuran andapun ikut turun inilah yang menjadi perbedaan Bank BUMN dan Bank swasta yang di mana Bank swasta memberikan suku bunga counter yang tinggi di banding Bank BUMN untuk itu para nasabah harus benar-benar memilah sebelum melakukan pinjaman KPR, di sini saya akan bahas Syarat Take dari bank lain ke bank Bri silahkan di baca di bawah.

Syarat Take Over Kpr Bank Bri

1. Tidak terdapat tunggakan angsuran pada Bank asal (Kolektibilitas lacar).

2. Status tanah Sertifikat Hak Guna Bangun (SHGB) atau Sertifikat Hak Milik (SHM)

3. Salinan rekening koran KPR/KPA 6 Bulan terahir atau surat keterangan/dokumen lainnya dari Bank asal berisi informasi outstanding KPR/KPA.

4. Bank asal harus mengeluarkan surat keterangan dan permohonan roya yang di tunjukan kepada BPN Setempat atas Anggunan/Jaminan yang akan dilakukan take over

5. Pengurusan roya pasang Hak Tanggungan harus di lakukan oleh Notaris rekanan Bank BRI, dan biayanya menjadi beban debitur (Nasabah)

6. Maksimum KPR/KPA yang akan di take over sebesar baki debet KPR/KPA Bank asal.

7. Menyerahkan asli Sertifikat Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dan ukti pembayaran PBB tahunan berjalan

8. Lokasi objek KPR/KPA yang akan di take over marketable dan jalan masuk ke lokasi dapat di lalui kendaraan roda empat

9. Dalam hal pengurusan Sertifikat atas nama debitur belum selesai namun pengembang memiliki Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Bank BRI, take over dapat di layani dengan syarat ada cover note dari notaris bahwa apabila pengurusan sertifikat Bank BRI dan di lakukan pengikatan kepentingan BRI

Sekian untuk artikel kali ini semoga bisa membantu Bapak ibu yang berncana mengalihkan pasilitas KPR di Bank lain Ke Bank BRI silahkan baca secara detail ke sembilan (9) Syarat Take Over Kpr Bank Bri, Bila ada yang kurang di mengerti silahkan tulis di komentar. Trimakasih

31 thoughts on “Syarat Take Over Kpr Bank Bri

  1. roizin

    saya mau tanya …
    kalau mau menambah pinjaman dengan menambah jaminan bagaimana caranya ya…
    pinjaman lalu jankanyan 5tahun baru berjalan 1 tahun dan sudah dua bulan ini angsuranya belum di bayar..
    mohon di jawab

    Reply
    1. key

      maksimal plafon kredit maksimal 70% dri harga rumah yg di appraiser.

      – yg mau sya tnyakan 30% nya itu sya harus mengeluarkan uang casch lgi ya pak?

      – lalu 30% itu di sebut apa klo di take over top up pak?

      mohon penjelasan nya pak.
      terima kasih sebelumnya.

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *